Selasa, 24 Maret 2026 menjadi momen istimewa bagi keluarga besar Abdul Jamil. Pada hari tersebut, seluruh anggota keluarga, mulai dari anak hingga cucu, berkumpul dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan.
Acara diawali dengan pembacaan silsilah keluarga Abdul Jamil sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur sekaligus pengingat akan asal-usul keluarga. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan yang disampaikan oleh Kyai H. Nasori Syam. Dalam pesannya, beliau berharap agar agenda silaturahmi seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai sarana mempererat hubungan kekeluargaan.
Menjelang sesi akhir, disampaikan tausiyah oleh Muhammad Imam Najmudin bin Shodikin bin Sueb, putra dari Siti Umayah, yang merupakan anak pertama dari Bapak Abdul Jamil. Dalam tausiyahnya, beliau menekankan pentingnya menjaga diri dan keluarga, sebagaimana yang termaktub dalam Al-Qur'an Surat At-Tahrim ayat 6: “Wahai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari siksa api neraka.” Ayat ini menegaskan bahwa tanggung jawab menjaga keluarga tidak hanya terbatas pada pasangan, tetapi juga mencakup anak-anak sebagai amanah yang harus dibimbing dengan baik.
Hal tersebut diperkuat dengan hadis yang menyatakan bahwa ketika anak Adam meninggal dunia, maka terputuslah seluruh amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya. Oleh karena itu, mendidik anak agar menjadi pribadi yang saleh dan salehah merupakan investasi akhirat yang sangat berharga bagi orang tua. Anak yang dididik dengan baik tidak hanya menjadi kebanggaan keluarga, tetapi juga menjadi aset spiritual yang terus mengalirkan pahala bagi orang tuanya.
Dengan demikian, kegiatan halal bihalal Bani Abdul Jamil tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai upaya bersama untuk menjaga, membimbing, dan memonitor perkembangan perilaku anak dan cucu agar tetap berada di jalan yang benar.
Sebagai penutup, acara diisi dengan ramah tamah dan makan bersama yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Hidangan sate yang disajikan turut menambah kehangatan kebersamaan seluruh peserta yang hadir. (MIN)






0 comments:
Posting Komentar